Algoritma pemrograman

Algoritma Pemrograman: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Contoh

Algoritma pemrograman adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman.

Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu Anda memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi Anda yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman.

Tenang, Anda sudah di tempat yang tepat! Kali ini, kami ajak Anda mengenal pengertian algoritma pemrograman, fungsinya, hingga contoh algoritma yang bisa Anda pelajari.

Fungsi Algoritma Pemrograman

Algoritma pemrograman berfungsi untuk menyelesaikan masalah yang menjadi tujuan pembuatan program. Namun tak cuma itu, fungsi algoritma pemrograman juga:

Mengotomatiskan solusi permasalahan yang ingin diselesaikan program. 

Menyederhanakan alur kerja dan logika program untuk memudahkan programmer menulis kode (coding).

Mencegah penulisan kode program yang sama secara berulang.

Memudahkan penelusuran masalah apabila terdapat bug atau program error.

Meringankan pekerjaan programmer saat mengupdate atau menambah fitur-fitur baru di program.

Sampai di sini, Anda sudah belajar apa itu algoritma pemrograman, cara kerja, dan fungsinya di dalam dunia programming.

 Pada poin selanjutnya, kami ajak Anda mengenal beberapa jenis algoritma.

1. Algoritma Brute Force

Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang mencoba semua kemungkinan untuk menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, ia akan melakukan percobaan satu persatu hingga menemukan solusi yang tepat.

Contoh penggunaan algoritma Brute Force misalnya untuk memecahkan 4 digit kode PIN dari angka 0 hingga 9. Setidaknya, butuh hingga 10.000 percobaan untuk menemukan kombinasi angka yang tepat.

2. Algoritma Recursive

Jenis algoritma yang kedua adalah algoritma recursive. Pada algoritma pemrograman ini, masalah diselesaikan sedikit demi sedikit dengan cara membaginya ke dalam beberapa kondisi yang serupa.

Jika sulit membayangkan, algoritma pemrograman recursive bisa Anda temukan ketika mengerjakan soal perhitungan pohon faktor Matematika.

3. Algoritma Randomized

Sesuai namanya, algoritma randomized memanfaatkan penggunaan nomor secara acak untuk menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tujuannya yaitu untuk mengurangi kerumitan di dalam pemrograman.

Contoh dari algoritma randomized adalah menentukan pivot selanjutnya menggunakan nomor yang muncul secara acak.

4. Algoritma Sorting

Bisa ditebak, algoritma sorting adalah jenis yang berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan kondisi tertentu, misalnya dari abjad A sampai Z atau jumlah angka besar ke kecil.

Contoh penerapan algoritma sorting antara lain bubble sort, merge sort, insertion sort, dan selection sort.

5. Algoritma Searching

Algoritma searching adalah tipe algoritma yang digunakan untuk mencari suatu data, baik yang sudah disortir maupun belum, menggunakan query yang spesifik. Contoh pemanfaatan algoritma searching yaitu binary search dan linear search.

Komentar